Rumah Sakit di Jakarta Barat

28 Rumah Sakit di Jakarta Barat Profesional, Alamat Lengkap Beserta Nomor Telponnya

Posted on

Daftar Rumah Sakit di Jakarta Barat – Kata ‘Rumah Sakit’ hampir pasti ditemui di dalam catatan cerita hidup setiap orang. Bagaimana tidak, jumlahnya penyakit yang ada membikin setiap dari kita jelas pernah mengunjungi rumah sakit. Entah itu kita sendiri yang sakit, orang tua sakit, saudara sakit, atau teman yang sakit dan mesti dirawat di rumah sakit.

Adanya rumah sakit memang penting buat masyarakat modern sebagai pendukung dan solusi kesehatan. Sesuai namanya, rumah sakit memang sebuah tempat yang dibuat dengan tujuan buat menampung orang-orang sakit supaya memperoleh perawatan yang diperlukan. Perawatan kesehatan di rumah sakit dilaksanakan oleh para tenaga medis profesional yakni dokter, perawat, dan tenaga ahli dalam bidang kesehatan lainnya.

Rumah sakit dalam bahasa Inggris yaitu hospital, sebenarnya berasal dari bahasa Latin, hospes yang memiliki arti tuan rumah. Kata hospes ini lantas dalam bahasa Inggris dikembangkan menjadi ‘hotel’ dan ‘hospitality’. Hotel memiliki arti tempat menginap, sementara hospitality yakni keramahan.

Dalam masa wabah saat ini banyak orang yang mencari keberadaan rumah sakit terdekat. Semakin banyaknya virus dan penyakit yang ada bikin rumah sakit begitu dibutuhkan ditempat kita.

Daftar Rumah Sakit di Jakarta Barat

No Nama Rumah Sakit Jenis Tipe Alamat RS No Telepon
1. RSUD Cengkareng RSUD B Jl. Bumi Cengkareng Indah No.1, Cengkareng Timur, Kec. Cengkareng, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11730 (021) 54372874
2. RSUD Kembangan RSUD D Jl. Topas Raya No.3, Meruya Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11620 (021) 5870834
3. RSUD Kalideres RSUD D Jl. Satu Maret No.48, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11830 (021) 22552766
4. RSUD Taman Sari RSUD D Jl. Madu No.10A, Mangga Besar, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11180 (021) 26075052
5. RS Cendana RS C Jl. Kedoya Raya No.2, Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520 (021) 29863838
6. RS Ciputra Citra garden RS B Jl. Satu Maret No.26, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11830 (021) 22557888
7. RS Dharmais RS Kanker A Jl. Letjen S. Parman No.84, Kota Bambu Selatan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11420 (021) 5681570
8. RS Dr. Soeharto Heerdjan RS Jiwa A Jl. Prof. Dr. Latumeten No.1, Jelambar, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11460 (021) 5682841
9. RS Hermina Daan Mogot RS B Jl. Kintamani Raya No.2, Kalideres, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11840 (021) 5408989
10. RS Jakarta Eye Center Kedoya RS Mata A Jl. Arjuna Utara No.1, Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520 0804 122 1000
11. RS Mitra Keluarga Kalideres RS C Jl. Peta Selatan No.1, Kalideres, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11840
12. RS Pelni Petamburan RS B Jl. Ks. Tubun No.92, Slipi, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11410
13. RS Pendidikan Ukrida RS Gigi & Mulut A Jl. Arjuna Utara No.145, Duri Kepa, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
14. RS Siloam Kebon Jeruk RS B Jl. Perjuangan No.8, Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta, DKI Jakarta 11530
15. RSIA Anggrek Mas RSIA D Jl. Anggrek No.2, Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530
16. RSIA Aries RSIA C Jl. Duri Raya No.22, Duri Utara, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11270
17. RSIA Harapan Kita RSIA A Jl. Letjen S. Parman No.87, Kota Bambu Utara, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11420
18. RSIA Ibnu Sina RSIA C Jl. Dr. Nurdin I No.3, Grogol, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11450
19. RSU Bhakti Mulia RSU C Jl. Ks. Tubun No.79, Slipi, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11410
20. RSU Bina Sehat Mandiri RSU C Jl. Duri Raya No.22, Duri Kepa, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
21. RSU Graha Kedoya RSU B Jl. Panjang No.26, Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
22. RSU Manuela RSU C Jl. Mangga Besar VIII No.23, Taman Sari, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11150
23. RSU Medika Permata Hijau RSU B Jl. Kebon Raya No.64, Sukabumi Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11560
24. RSU Patria IKKT RSU C Jl. Cendrawasih No.1, Palmerah, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11480
25. RSU Puri Indah RSU B Jl. Puri Indah Raya No.2, Kembangan Selatan, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11610
26. RSU Puri Mandiri Kedoya RSU C Jl. Raya Kedoya No.2, Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
27. RSU Royal Taruma RSU B Jl. Daan Mogot Kedaung No.34, Tanjung Duren Utara, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11470
28. RSU Sumber Waras RSU B Jl. Kyai Tapa No.1, Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta 11440
Baca Juga:  16 Rumah Sakit di Way Kanan Berpengalaman, Alamat Lengkap Beserta Nomor Telponnya

*Update Tahun 2021

Daftar Rumah Sakit di Jakarta Barat diatas kami ambil dari berbagai rumah sakit terdekat di Jakarta Barat, mulai dari Rumah Sakit Tipe A, Rumah Sakit Tipe B, Rumah Sakit Tipe C, Rumah Sakit Tipe D, Rumah Sakit Tipe E Maupun Klinik serta Puskesmas. Dan mohon maaf kalau terjadi kekeliruan alamat maupun nomor telpon atau hp yang tercantum, barang kali karena sudah ganti alamat dan nomor telfonnya.

Sejarah Rumah Sakit

Konsep terkait rumah sakit sendiri sebenarnya telah dikenal sejak ratusan tahun sebelum masehi. Di masa dulu, orang yang menderita suatu penyakit diyakini sebagai kutukan, hukuman dari dewa, atau sebab diganggu oleh roh jahat. Oleh karena itu proses pengobatan yang dilakukan tidak bisa dilepaskan dari ritual-ritual mistis sesuai dengan keyakinan yang diyakini tiap-tiap masyarakat.

Kuil Mesir diyakini sebagai salah satu institusi penyembuhan sangat tua yang pernah diketahui. Sementara itu bangsa Yunani mempunyai kuil Asclepius yang konon juga menyediakan layanan pengobatan untuk orang-orang sakit. Bangsa Romawi agaknya mendapat inspirasi dengan ritual pengobatan bangsa Yunani, sehingga kemudian membangun kuil Esculapius di tahun 291 SM. Pada masa itu, rancangan rumah sakit tentu belum hadir.

Ritual-ritual yang dipakai sebagai fasilitas pengobatan mirip dengan yang dilakukan bangsa Yunani. Biarpun begitu, bangsa Indialah yang pertama kalinya mencetuskan ide membangun institusi yang khusus untuk melayani pengobatan, yang sekarang dikenal dengan istilah rumah sakit, terlepas dari ritual-ritual kepercayaan tertentu.

Rumah Sakit Brahmanti adalah rumah sakit pertama yang didirikan pada 431 SM di Sri Langka. Sebanyak 18 rumah sakit juga dbuat pada 230 SM oleh Raja Ashoka di tanah Hindustan. Tenaga medis yang bekerja di rumah sakit tersebut semuanya dibiayai oleh kerajaan.

Sementara itu ide rumah sakit oleh bangsa Persia dikembangkan dalam rangka mendapatkan tenaga medis ahli yang professional, secara melibatkan mahasiswa yang memperoleh pelajaran kesehatan langsung dari para ahli. Munculnya rancangan ini ditandai dengan berdirinya Akademi Gundishapur.

Pada waktu 100-an SM, kepercayaan Kristiani mengajarkan supaya gereja memberikan pelayanan kesehatan bagi orang miskin dan tersingkir. Pelayanan kesehatan itu harus ada di setiap katedral di setiap kota. Umumnya rumah sakit ini didirikan di kompleks bangunan gereja, dan menyiapkan tempat tersendiri bagi para pengidap lepra. Rancangan ini diadopsi oleh rumah sakit Eropa pada abad pertengahan.

Rumah sakit biasanya didirikan tidak jauh dari kompleks gereja, dan pelayanan kesehatan diberikan oleh pendeta dan suster. Sementara itu rumah sakit dalam budaya Islam sudah mempunyai standar yang tinggi dalam pengobatan, sejak abad ke-8.

Rumah sakit juga sudah mengenal spesialisasi tenaga kesehatan sehingga setiap penyakit ditangani oleh ahli kesehatan tertentu dengan perawatan tertentu pula. Di awal kemunculannya, rumah sakit diperuntukkan untuk memberikan layanan kesehatan dengan tujuan sosial. Namun sejak abad 16, rumah sakit di Eropa mulai berganti menjadi komersial. Ini diawali dengan rumah sakit Guy’s Hospital di London pada 1724.

Rumah sakit ini dibuat oleh pengusaha kaya, Thomas Guy, yang menjadi rumah sakit swasta pertama. Konsep ini kemudian menimbulkan banyak rumah sakit swasta muncul di Inggris, begitu pula dengan koloni Inggris di Amerika. Rumah sakit juga bisa dibangun atas dana publik. Sehingga pada pertengahan abad ke-19 secara garis besar rumah sakit di Eropa dan Amerika mempunyai variasi yang berbeda-beda.

Baca Juga:  10 Rumah Sakit di Natuna Profesional, Alamat Lengkap Beserta Nomor Telponnya

Rumah Sakit di Indonesia

Bangsa Indonesia mengenal rancangan rumah sakit pertama kali dari bangsa Belanda pada tahun 1626. Pada era Raffles, tentara Inggris juga mendirikan rumah sakit di negeri ini yang awalnya bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk anggota militer dan keluarganya. Kelompok pribumi juga bisa mendapatkan layanan kesehatan cuma-cuma ini.

Kemudian para misionaris keagamaan yang dating ke negeri ini juga membangun banyak rumah sakit disini. Semangat melayani yang dibawa para kelompok agama ini ialah memberikan pelayanan gratis kepada kaum miskin dan marjinal.

Akan tetapi tidak semua rumah sakit memberikan pelayanan secara cuma-Cuma, karena sebenarnya sejak zaman VOC, rumah sakit menentukan ongkos buat setiap orang Eropa yang berobat kecuali jika mereka merupakan tentara atau keluarga tentara.

Tanggung jawab Rumah Sakit

Pada dasarnya rumah sakit bertanggung jawab melayani masalah kesehatan masyarakat. Terlepas apakah itu dilakukan secara cuma-cuma ataukah dengan membebankan biaya. Yang membedakan rumah sakit dengan lembaga pengobatan lainnya yakni karena di rumah sakit, Anda dapat memperoleh laporan dan diagnosa kesehatan secara komplit dan menyeluruh.

Tanggung jawab rumah sakit dirumuskan diantaranya sebagai berikut:

  • Memberikan pelayanan kesehatan, dan pelayanan ybang menunjang.
  • Memberikan pelayanan alat tambahan, maupun pelayanan kesehatan penunjang tambahan tersebut
  • Memberikan pelayanan kedokteran kehakiman.
  • Memberikan pelayanan rujukan kesehatan.
  • Memberikan pelayanan kesehatan gigi.
  • Memberikan pelayanan sosial.
  • Memberikan pelayanan berupa penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.
  • Memberikan pelayanan perawatan untuk pasien rawat jalan atau rawat inap.
  • Memberikan pelayanan administratif.
  • Memberikan pendidikan para medis.
  • Memberikan bantuan pendidikan tenaga medis umum maupun ahli.
  • Memberikan bantuan dalam rangka penelitian kesehatan.
  • Memberikan bantuan dalam rangka penyelidikan berkaitan dengan epidemiologi.
  • Tanggung jawab yang dipangku rumah sakit ini dibedakan menurutn jenis rumah sakit, yaitu rumah sakit umum dan rumah sakit khusus/spesialisasi.

Jenis-jenis Rumah Sakit

Rumah Sakit Umum

Hampir seluruh penyakit yang bersifat umum dilayani di rumah sakit ini. Secara umum rumah sakit umum juga dilengkapi dengan unit gawat darurat (UGD) yang siap menerima pasien dengan indikasi apapun selama 24 jam non stop. UGD ini berfungsi sebagai pertolongan pertama terhadap pasien.

Ciri rumah sakit umum ialah rata-rata mempunyai kapasitas tempat rawat inap yang besar, memiliki fasilitas ruang bersalin, ruang bedah, laboratorium, dan lain-lain. Walaupun begitu kelengkapan fasilitas ini dapat berbeda-beda antara satu rumah sakit dengan lainnya, bergantung kemampuan finansial penyelenggara.

Rumah sakit umum rata-rata juga memiliki unit kesehatan yang melayani kesehatan tanpa harus menginap (rawat jalan) yang biasa disebut poliklinik.

Rumah Sakit Khusus

Adalah jenis rumah sakit yang fokus menangani beberapa penyakit atau kasus-kasus tertentu. Misalnya rumah sakit khusus jantung, rumah sakit bersalin, rumah sakit anak, rumah sakit manula, dan sebagainya.

Sebagai rumah sakit khusus/spesialisasi, maka sarana pendukung kesehatan yang dimiliki rumah sakit ini umumnya juga sangat spesifik sesuai dengan spesialisasi masing-masing rumah sakit. Bisa jadi peralatan medis yang khusus ini tidak ada di rumah sakit umum buat penanganan kasus/penyakit yang sama.

Rumah Sakit Pendidikan

Rumah sakit pendidikan yakni rumah sakit yang diatur oleh instansi pendidikan dengan maksud sebagai ajang pelatihan maupun praktik kerja dokter-dokter muda atau para mahasiswa kedokteran. Rumah sakit ini didirikan dengan tujuan sosial sebagai wujud dari pengabdian masyarakat.

Rumah Sakit Lembaga atau Perusahaan

Rumah sakit ini bisa dikatan sebagai rumah sakit pribadi, yang dimiliki oleh suatu lembaga/perusahaan tertentu dengan maksud memberikan pelayanan kesehatan gratis buat anggota sebuah lembaga atau karyawan suatu perusahaan.

Rumah sakit jenis ini dibangun sebagai bentuk jaminan kesehatan yang diberikan lembaga/perusahaan yang bersangkutan terhadap para anggota atau pegawai di bawah naungannya. Meski demikian, rumah sakit ini juga tidak menutup pintu kepada pasien umum, namun tentunya tidak secara cuma-cuma.

Klinik

Klinik merupakan tempat layanan kesehatan yang lebih kecil dari rumah sakit dan umumnya hanya menangani kasus-kasus tertentu. Klinik banyak dibangun oleh LSM atau tempat praktek pribadi para dokter. Klinik kebanyakan tidak menerima rawat inap. Kumpulan beberapa klinik disebut poliklinik, yang rata-rata bisa dijumpai sebagai bagian dari rumah sakit.

Baca Juga:  12 Rumah Sakit di Samarinda Berpengalaman, Alamat Lengkap Beserta Nomor Telponnya

Kapan Harus ke Rumah Sakit

Jika Anda sakit, rumah sakit adalah tempat perlindungan yang pertama kali Anda dapat datangi jika Anda merasakan sesuatu yang tidak beres di badan Anda, pasti Anda juga ingin mendapatkan pelayanan yang terbaik di dalamnya.

Dari begitu banyak rumah sakit, Anda tentu sering dilanda kebingungan, seperti “Dimana rumah sakit terbaik itu, dan apakah rumah sakit yang baik itu?”. Anda pasti juga tidak mau menjadi korban mal praktek yang menelan banyak korban bukan?.

Tips Memilih Rumah Sakit di Jakarta Barat yang Bagus

Berikut tips-tips yang bisa Anda jadikan acuan buat memilih rumah sakit yang baik dan sesuai dengan keinginan Anda.

  • Anda perlu mengetahui kondisi dan peralatan kesehatan yang dipunyai rumah sakit itu. Apakah kondisinya memungkinkan Anda untuk melakukan rawat inap ditempat atau tidak, (bagi pasien yang menginginkan rawat inap). Atau peralatan kesehatan yang pendukung lainnya, misalnya alat untuk melakukan operasi atau tindakan dalam UGD.
  • Rata-rata banyak rumah sakit yang menolak pasien disebabkan peralatan yang belum memadai, hal ini sangat disayangkan ketika pasien sudah benar-benar tidak bisa tertolong lagi.
  • Kejujuran pada pelayanan, seperti memberikan informasi yang benar tentang pelayanan rumah sakit kepada orang-orang. Tidak dibuat-buat dalam keadaan atau fasilitas yang terdapat di dalamnya. Tidak melebihi dan mengurangi dalam memberikan praktek, sehingga tidak ada kesan adanya malpraktek di dalamnya.
  • Rumah sakit yang baik perlu adanya customer service buat memberikan bantuan serta informasi yang diperlukan, kalau perlu informasi ini selalu ada dalam 24 jam penuh.
  • Dokter dan perawat di rumah sakit tersebut dapat berkomunikasi dengan baik atau tidak dengan pasiennya. Umumnya rumah sakit yang penuh pengunjung, disamping pelayanannya yang memuaskan juga ditunjang dengan dokter dan perawat yang ramah tamah, sehingga meninggalkan kepuasan tersendiri bagi pasiennya.
  • Administrasi yang baik juga hal penunjang selanjutnya yang membikin pasien memutuskan rumah sakit tersebut sebagai rujukan utama dalam berobat. Banyak rumah sakit bukannya mempermudah, Malah mempersulit dan bikin pasien kesal. Karena diskriminasi itu tidak jarang juga banyak pasien yang pada akhirnya tak terselamatkan nyawanya.
  • Pasien yang mempunyai penyakit serius lebih suka membuat janji dengan dokter pribadinya. Ketepatan janji seorang dokter juga memperoleh nilai tambah dimata pasien dalam memutuskan rumah sakit. Karena dirasa dapat menjaga kepercayaan dengan baik dengan para pasiennya.
  • Berpengalaman dalam menangani pasiennya (mempunyai prestasi yang baik). Misalnya saja terdapat sebuah rumah sakit yang mempunyai peralatan kesehatan yang lengkap, lebih lengkap daripada rumah sakit yang lainnya. Akan Tetapi rumah sakit tersebut tidak cukup memiliki pengalaman yang baik dibidangnya. Ini sama saja bohong, artinya membuat sebuah pasukan perang tapi tidak mempersiapkan peralatan perangnya.
  • Rumah sakit yang baik juga tersedia fasilitas pendukung yang cukup memanjakan customer, seperti ruang tunggu yang nyaman dan juga menyediakan sarana hiburan yang baik seperti Televisi, Sirkulasi udara yang tidak begitu dingin, sehingga tidak membikin pasien yang berada di ruang tunggu merasa kedinginan.
  • Tidak hanya itu, tempat ibadah yang tertutup dan sesuai dengan ketentuan agama juga sangat dibutuhkan, cafe atau kantin yang diperlukan pasien atau pengunjung rumah sakit jika sewaktu-waktu mereka kelaparan atau membutuhkan panganan.
  • Keamanan juga perlu diperhatikan. Banyak kejadian mengecewakan dialami pengunjung rumah sakit. Diantaranya pernah ditemukan perampok yang berpura-pura menjadi penjenguk, perampok tersebut akhirnya mengambil barang-barang milik keluarga. Bahkan ada yang bersembunyi di dalam lift dan berpura-pura menjadi penjenguk juga. Siapapun yang naik lift, besar kemungkinan dapat menjadi korbannya.
  • Yang utama adalah, Pihak rumah sakit bisa menjaga kerahasiaan penyakit pasien yang berobat.

Memilih rumah sakit memang tidak sesederhana memilih baju dalam toko. Ketelitian juga perlu untuk meningkatkan kewaspadaan. Harapannya kita semua bisa terhindar dari segala penyakitnya dan kesehatan selalu menaungi kita semua. Aamiin…

Itulah Informasi yang bisa kami bagikan seputar Daftar Rumah Sakit di Jakarta Barat. Semoga bermanfaat.

Gravatar Image
Fulltime Blogger yang senang membagikan informasi pada semua orang.