Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar: Panduan Lengkap untuk Akademisi dan Peneliti

Posted on

Sebagai seorang akademisi atau peneliti, membuat daftar pustaka yang benar merupakan suatu hal yang sangat penting. Hal ini akan menunjukkan sumber informasi yang digunakan dalam karya akademis atau penelitian yang kita lakukan. Selain itu, membuat daftar pustaka yang benar juga dapat membantu kita menghindari plagiatisme, yang dapat merusak reputasi kita sebagai penulis.

Namun, membuat daftar pustaka yang benar bukanlah hal yang mudah. Ada banyak aturan dan format yang harus kita ikuti, dan seringkali aturan-aturan tersebut sangatlah rumit. Oleh karena itu, dalam artikel ini, saya akan memberikan panduan lengkap tentang cara membuat daftar pustaka yang benar, yang dapat membantu kita sebagai akademisi dan peneliti.

Daftar Isi

Jenis Daftar Pustaka

Ada dua jenis daftar pustaka yang umum digunakan, yaitu daftar pustaka dan daftar rujukan. Daftar pustaka biasanya digunakan untuk karya tulis yang berupa esai, artikel, atau laporan. Sedangkan, daftar rujukan digunakan untuk karya tulis yang lebih panjang, seperti buku, tesis, atau disertasi.

Perbedaan antara daftar pustaka dan daftar rujukan adalah pada cara penyajiannya. Pada daftar pustaka, sumber informasi yang digunakan diurutkan berdasarkan abjad nama pengarang. Sedangkan, pada daftar rujukan, sumber informasi yang digunakan diurutkan berdasarkan nomor.

Format Penulisan

Ada beberapa format penulisan daftar pustaka yang umum digunakan, di antaranya adalah format APA, MLA, dan Chicago. Setiap format memiliki aturan yang berbeda, namun umumnya aturan tersebut mencakup hal-hal berikut:

  • Nama pengarang
  • Judul karya tulis
  • Tahun terbit
  • Penerbit
  • Kota terbit
  • Halaman (jika relevan)

Perlu diingat bahwa format penulisan daftar pustaka dapat berbeda-beda tergantung pada jenis karya tulis dan jenis sumber informasi yang digunakan.

Mengumpulkan Informasi

Sebelum membuat daftar pustaka, kita harus mengumpulkan semua informasi yang diperlukan dari sumber-sumber yang kita gunakan. Informasi yang harus kita kumpulkan adalah sebagai berikut:

  • Nama pengarang
  • Judul karya tulis
  • Tahun terbit
  • Penerbit
  • Kota terbit
  • Halaman (jika relevan)

Kita dapat mengumpulkan informasi tersebut dari bagian belakang buku atau dari situs web yang kita gunakan sebagai sumber informasi.

Baca Juga:  Cara Melihat Whatsapp yang Dihapus

Menyusun Daftar Pustaka

Setelah kita mengumpulkan semua informasi yang diperlukan, selanjutnya adalah menyusun daftar pustaka. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk menyusun daftar pustaka yang benar:

Langkah 1: Tentukan jenis daftar pustaka yang akan kita buat (daftar pustaka atau daftar rujukan).

Langkah 2: Pilih format penulisan yang sesuai dengan karya tulis kita.

Langkah 3: Urutkan sumber informasi berdasarkan abjad nama pengarang atau nomor, tergantung pada jenis daftar pustaka yang kita buat.

Langkah 4: Tuliskan informasi sumber informasi yang kita kumpulkan dengan format yang sesuai.

Langkah 5: Periksa kembali daftar pustaka yang telah kita buat untuk memastikan bahwa semua informasi yang dibutuhkan telah dituliskan dengan benar.

Contoh Daftar Pustaka

Berikut ini adalah contoh daftar pustaka dengan format APA:

Bucholz, K. K., & Henke, R. R. (2007). Talking past each other: Medical malpractice and the tort reform debate. Journal of Health Politics, Policy and Law, 32(5), 901-926.

Hirsch, E. D. (1988). Cultural literacy: What every American needs to know. Houghton Mifflin.

Strauss, A. L., & Corbin, J. (1998). Basics of qualitative research: Techniques and procedures for developing grounded theory. Sage.

Kesimpulan

Membuat daftar pustaka yang benar merupakan suatu hal yang sangat penting untuk akademisi dan peneliti. Dengan membuat daftar pustaka yang benar, kita dapat menunjukkan sumber informasi yang digunakan dalam karya tulis kita dan juga dapat menghindari plagiatisme.

Untuk membuat daftar pustaka yang benar, kita harus mengetahui jenis daftar pustaka yang akan kita buat, format penulisan yang sesuai, serta cara menyusunnya dengan benar. Selain itu, kita juga harus memperhatikan informasi yang perlu dikumpulkan sebelum menyusun daftar pustaka.

Dengan mengikuti panduan lengkap yang telah saya berikan di atas, diharapkan kita dapat membuat daftar pustaka yang benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua sebagai akademisi dan peneliti.

Baca Juga:  Cara Daftar PIP Kemdikbud 2023 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA Agar Dapat BLT Hingga Rp1 Juta
Gravatar Image
Fulltime Blogger yang senang membagikan informasi pada semua orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *